9 Mental yang Wajib Kamu Miliki Kalau Mau Naik Jabatan

Mopintar
Share Link

ID: 240
Kategori:
Tanggal: 2025-12-18
Dibuat oleh: Administrator MOPINTAR
Jenis Posting : Artikel
Penulis : Mugi Subagyo


(Bukan Soal Kerja Keras, Tapi Soal Jadi Orang yang “Layak Dipercaya Pegang Kendali”)

 

Pernah nggak sih, kamu lihat teman kerja yang kerjaannya nggak lebih banyak dari kamu,

tapi tiba-tiba dipromosiin?

 

Sementara kamu?

Udah lembur tiap minggu, responsif 24/7,

tapi posisimu tetap di tempat yang sama.

 

Jangan buru-buru bilang: “Ah, dia deket sama bos.”

Karena faktanya, naik jabatan itu bukan soal “siapa yang paling sibuk”, tapi “siapa yang sudah siap memimpin, bahkan sebelum dikasih jabatan.”

 

Banyak orang kerja keras, tapi masih berpikir kayak karyawan.

 

Mereka:

  • Ingin gaji naik, tapi takut ambil risiko
  • Ingin dihargai, tapi gampang kesel kalau dikritik
  • Ingin dipercaya, tapi masih nyalahin orang lain pas ada masalah

Nah, biar kamu nggak jadi “korban kesetiaan yang nggak dihargai”,

ini 9 mental yang harus kamu bangun ... mulai hari ini,

 

bukan buat pamer, tapi buat jadi versi dirimu yang layak dipercaya pegang tanggung jawab lebih besar:

 

1. Mental Bertanggung Jawab: “Ini Kesalahanku, Aku yang Perbaiki”

 

Kalau ada masalah, jangan cari “siapa salah”.

 

Langsung:

“Ini tanggung jawabku. Aku yang pastikan ini nggak terulang.”

 

Orang yang berani ambil kepemilikan atas kegagalan,

itu yang dipercaya buat pegang proyek besar.

 

Karena atasan tahu:

“Dia nggak bakal lari pas ada badai.”

 

2. Mental Proaktif: “Aku Lihat Masalah, Aku Ambil Inisiatif”

 

Jangan nunggu disuruh.

  • Kalau kamu lihat celah … isi.
  • Lihat risiko … antisipasi.
  • Lihat peluang … ajukan.

Orang yang proaktif nggak perlu mic, dia jadi kompas otomatis buat timnya.

 

3. Mental Strategis: “Aku Fokus pada yang Penting, Bukan yang Sibuk”

 

Naik jabatan itu bukan soal makin banyak kerja, tapi makin tepat kerja.

 

Tanya diri:

“Apa yang benar-benar menggerakkan tujuan tim/bisnis?”

Lalu, fokus di situ.

 

Sisanya? Bisa ditunda, didelegasi, atau dihapus.

 

4. Mental Tahan Kritik: “Koreksimu Bukan Serangan, Tapi Bahan Bakar”

 

Kalau dikritik, jangan defensif.

 

Bilang:

“Terima kasih, aku akan perbaiki.”

 

Karena di level atas, kamu nggak bakal punya banyak teman yang bilang ‘kamu bener’, tapi butuh yang berani bilang ‘kamu salah’.

 

5. Mental Ketegasan: “Aku Bisa Ambil Keputusan, Bahkan Kalau Nggak Populer”

 

Jangan jadi orang yang:

“Aku tanya dulu ya, takut salah…”

 

Latih diri ambil keputusan kecil dulu:

  • Pilih metode kerja
  • Tolak permintaan yang nggak masuk akal
  • Tetapkan batas

Karena pemimpin itu bukan yang paling disukai—tapi yang paling bisa diandalkan buat membuat keputusan.

 

6. Mental Stabil: “Aku Tetap Tenang Saat Semua Orang Panik”

 

Di situasi krisis, orang nggak cari yang paling pintar, tapi yang paling tenang.

 

Kalau kamu bisa tetap jernih pas deadline mepet, klien marah, atau sistem error …

kamu jadi tempat berteduh buat tim.

Dan itu … nggak ternilai harganya.

 

7. Mental Kepemilikan: “Aku Kerja Seolah Ini Perusahaanku Sendiri”

 

Jangan kerja buat “selesai”.

 

Kerja buat:

  • Kualitas
  • Reputasi
  • Dampak jangka panjang

Karena orang yang berpikir kayak pemilik, akalnya, energinya, dan hatinya, otomatis dipersiapkan buat jadi pemimpin.

 

8. Mental Komunikator Jernih: “Aku Bisa Sampaikan Ide Rumit Jadi Gampang Dimengerti”

 

Di level atas, kemampuan teknis jadi asumsi.

Yang jadi pembeda? Kemampuan menyampaikan, meyakinkan, dan menyatukan.

 

Latih:

  • Bicara singkat, jelas, tanpa jargon
  • Dengar dulu, baru menjawab
  • Sesuaikan bahasa buat lawan bicara

Karena ide brilian yang nggak nyampe, sama aja nggak ada.

 

9. Mental Pembelajar Seumur Hidup: “Aku Nggak Tahu, Tapi Aku Mau Pelajari”

 

Dunia berubah cepat.

Yang kemarin “ahli”, hari ini bisa ketinggalan.

 

Orang yang naik jabatan itu nggak takut bilang “Aku belum tahu”, tapi langsung cari tahu, belajar, dan terapkan.

 

Karena kepemimpinan itu bukan soal tahu segalanya, tapi soal mampu tumbuh lebih cepat dari perubahan.

 

Naik jabatan itu bukan hadiah buat yang paling capek, tapi kepercayaan buat yang paling siap.

 

Dan kesiapan itu nggak datang dari gelar atau senioritas, tapi dari mental yang kamu latih setiap hari,

meski belum ada yang lihat.

 

Jadi, mulai hari ini,

kerja seperti pemimpin,

bukan seperti karyawan yang nunggu promosi.

 

Karena kalau mentalmu sudah level atas, posisimu pasti nyusul.

 

“Jabatan itu nggak datang ke orang yang memintanya.

Tapi ke orang yang sudah lama jadi jawaban atas pertanyaan:

‘Siapa yang bisa saya percaya buat memimpin?’”

 

Semoga membantumu naik bukan karena kebetulan, tapi karena kelayakan.




Form Komentar

Address

Head Office: Jln. Taman Kencana III Blok P3 No. 11A, Jaka Setia, Bekasi

Marketing Office : Jln. Arabika III Blok AB2 No.1 Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Phone & Email

Email: info@mopintar.co.id

Phone: 081290593242

Copyright © 2020 MOPINTAR. All Rights Reserved